Friday, 7 October 2016

Sinopsis Buku Memoirs Of A Geisha

Sinopsis Buku Memoirs Of A Geisha – sebuah Novel yang berjudul Memoirs Of A Geisha, Memoar seorang Geisha, yang ditulis oleh Arthur Golden, adalah sebuah novel yang bercerita tentang kehidupan seorang Geisha di Jepang. Dalam novel karya Arthur Golden ini diceritakan dengan rinci bagaimana perjalanan hidup seorang tokoh Geisha, bagaimana perjuangan, sudut pandang, serta tujuan hidup dari seorang Geisha. http://sinopsis-resensi.blogspot.com/

Kebetulan saya baru membaca novel Memoar Seorang Geisha ini, dan menurut saya alur ceritanya cukup menarik dan saya merasa patut untuk saya sampaikan atau saya ulas kebali dalam tulisan Sinopsis Buku Memoirs Of a Geisha ini. Novel fiksi karangan Arthur Golden ini telah lama di filmkan dan menjadi salah satu film box office. Jadi, buat teman-teman yang penasaran dan tertarik tentang rahasia kehidupan Geisha, langsung aja, pelototin tulisan Sinopsis BukuMemoirs of A Geisha di bawah ini :

Sinopsis Buku Memoirs Of A Geisha Karya Arthur Golden

Adalah seorang anak yang berasal dari kampung Nelayan “Yoroido”, sebuah kampung terpencil yang sangat jauh dari Gion, Kyoto. Keadaan ekonomi memaksa dia (Chiyo) dan kakaknya Satsu, dijual menjadi budak sejak mereka berusia 9 tahun.  Chiyo dan Satsu dijual pada Okiya (rumah Geisha) yang berbeda. Chiyo yang memiliki mata berwarna cermin (abu-abu samar) terlihat sangat cantik dan menarik sehingga memiliki potensi untuk menjadi Geisha yang memikat.

Namun ternyata menjadi Geisha bukanlah keinginan Chiyo kecil, dia bertekad untuk mencari kaknya Satsu dan berusaha melarikan diri, hingga ahirnya dia berhasil menemukan kakanya dan berencana kabur bersama, tapi rencana tersebut gagal hingga ahirnya Chiyo tidak punya pilihan lain selain terpenjara di Okiya Nitta (nama Okiya tempatnya dijual) dan menerima kenyataan pahit bahwa kakaknya telah bebas kini entah dimana, meninggalkannya dan sudah tidak ada kesempatan lagi untuk bertemu dengannya.

Waktu terus berjalan, Chiyo yang dihukum karena berencana kabur, tidak boleh sekolah dan tidak akan pernah di didik menjadi Geisha, dia hanya akan menjadi pelayan yang melayani Okiya serta Geisha. Chiyo yang sudah tidak punya tujuan dan harapan hanya hidup untuk hidup, tanpa harapan, tujuan dan keinginan hingga dia remaja.

Disuatu hari yang berbeda, hari dimana Chiyo memeiliki pandangan yang berbeda akan kehidupan, dihari dimana ahirnya Chiyo bertekad akan mejadi seorang Geisha yang hebat, hari itu adalah hari dimaa dia bertemu dengan seseorang yang disebut “Ketua”, orang yang telah membuka pikirannya, yang membuatnya jatuh Cinta, yang membuatnya bertekad untuk lebih dekat lagi dengan orang tersebut, dan satu-satunya cara bagi orang rendahan seperti dia untuk bertemu dan bisa lebih dekat dengan orang sehebat “ketua”, satu-satunya cara adalah dengan cara menjadi Geisha.

Maka sejak hari itu, saat itu juga Chiyo berlari ke Kuil dan berdoa kepada Dewa agar mengijinkannya menjadi Geisha yang hebat. Sejak hari itu, semua keputusan dan tujuan hidupnya diambil berdasrkan keinginannya untuk lebih dekat dengan “ketua”.

Sinopsis Buku Memoirs Of A Geisha karya Arthur Golden

Singkat cerita, Chiyo berhasil menjadi seorang Geisha yang luar biasa. Dia menjadi salah satu Geisha yang termasyur di Jepang saat itu dengan nama kebesarannya Sayuri. Semenjak menjadi Geisha dia mengubah namanya menjadi Sayuri.
Kepopuleran Sayuri memang sangat terkenal, ahirnya dia punya kesempatan untuk bertemu dan menjadi lebih dekat lagi dengan ketua, meski hubungan mereka tidak seperti yang Sayuri harapkan. Sayuri menjadi Geisha yang membuat banyak laki-laki ingin menjadi Dann-nya (semacam suami, tapi bukan suami sah, Danna adalah sebutan bagi laki-laki yang menjadikan Geisha tersebut sebagai simpanannya), dan salah satu orang yang ingin menjadi Danna Sayuri adalah sahabat dan tangan kanan dari “Ketua” yang bernama Nobu. Sayuri merasa sangat terpukul mengetahui kenyataan itu, bukan karena dia tidak menyukai Nobu, namun ada semacam peraturan yang tidak tertulis bahwa bagi Geisha yang disukai, maka sahabat atau teman dekat dari orang tersebut tidak boleh merayu atau mendekati Geisha yang telah disukai atau ditandai (ditandai utuk menjadi Danna-nya) tersebut. Jika obu benar-benar menjadi Danna-nya, maka Sayuri sudah tidak punya kesempatan walau secuil untuk bisa lebih dekat dengan ketua, pertama karena :ketua tidak mungkin merebut Geisha miliki sahabat akrabnya, dan alasan kedua karena Nobu saaangat tergila-gila padanya, sehingga tidak akan pernah dia melepaskannya kepada siapapun bila telah mendapatkannya.

Sayuri merasa tertekan selama proses negosiasi tentang siapa yang akan menjadi Dannanya, dia benar-benar berharap orang itu bukanlah Nobu. Sampai suatu hari, Sayuri mendapatkan akal bahwa Nobu sangat membeci bila Sayuri berusaha menghianatinya dengan cara merayu orang lain. Ahirnya, dalam keterputus asaannya, Sayuri yang terhormat, mengambil langkah besar demi menentukan takdirnya. Dia berencana menghianati kepercayaan Nobu dengan cara merayu seorang Menteri. Sedimikian rupa Sayuri megatur agar Nobu menemukan dia yang sedang merayu Menteri, namun sialnya, justru “ketua”lah yang menemukannya, bukan Nobu. Sayuri yang terkejut, tidak mampu berkata bahkan tidak tau berpikir apa, otaknya kosong, hanya ada keputus asaan dalam tatapan matanya. Pandangan ketua ketika melihatnya dengan Menteri membuatnya terluka, saking terlukanya, bahkan bunga-bunga Sakura yang sedang bermekaran indahpun membuatnya merasa menderita.

Singkat cerita, Nobu mengetahui cerita penghianatan tersebut dari Ketua walapun dia tidak memergoki langsung Sayuri. Nobu sangat marah dan membatalkan diri menjadi Danna-nya. Dan yang tidak disangka-sangka oleh Sayuri, dalam keterputus asaan tentang hubungannya dengan ketua yang akan berahir untuk selama-selamanya, tiba-tiba ketua datang dan menawarkan diri menjadi Danna-nya. Sayuri yang bingung dan tidak mengerti hanya bisa menitikkan air mata, hingga ahirnya sebuah rahasia pun terungkap.

Ternyata selama ini, sejak Chiyo kecil bertemu dengan “ketua” dan jatuh cinta padanya, begitu pun dengan Ketua. Sejak bertemu dengan Chiyo remaja, ketua telah turut andil dalam kehidupan Chiyo. Dialah orang yang telah membayar seseorang untuk mengajarinya menjadi Geisha, mendidiknya menjadi wanita yang luar biasa. Semua itu ketua lakukan karena melihat ke dalam mata Chiyo kecil, dan ketika Nobu menginginkanSayuri, ketua sama terlukanya dengan Sayuri, disaat dia hampir menyerah akan Sayuri, kembali ketua melihat mata itu, mata Chiyo remaja. Ketika memergoki Sayuri dengan Menteri saat itu, ketua kembali melihat mata cermin yang menembus hingga ke dalam jiwanya, dan saat itu ketua memutuskan dia tidak bisa melepaskan Sayuri.

Tidak bisa dibayangkan bahagia yang dirasakan oleh Sayuri saat mengetahui semua cerita itu. Jadi selama ini ternyata ketua juga menunggunya. Begitu pun dengan ketua dia sangat senang ketika mengetahui bahwa sejak bertemu dengannya, tujuan Sayuri hanya satu, yaitu bagaimana agar bisa lebih dekat dengan Ketua.

Ahirnya mereka hidup bahagia hingga usia senja. Hingga ahirnya ketua lebih dulu meninggalkan Sayuri ketika tertidur dalam pelukan sang Geisha.

Sinopsis Buku Memoirs Of A Geisha, Sinopsis Film Memoirs Of A Geisha

Mengingat ceritanya yang memukau, novel karangan Arthur Golden ini pernah di Filmkan dengan judul yang sama, kurang lebih ceritanya sama dengan isi Sinopsis Buku Memoirs Of A Geisha ini.

Ceritanya romantis bangat,, aku suuukaaa! selain itu, ada kutipan yang sangat aku suka dari buku Memoirs Of A Geisha ini, lebih kurang seperti ini bunyiya “Hidup itu sederhana, sesederhana batu yang terlpas, jatuh k tanah lalu mngginding” hm,,,, kutipan ini adalah favoritku dalam edisi SinopsisBuku Memoirs Of A Geisha ini.

Sekian deh tulisan mimin kali ini, semoga ulasan Sinopsis Buku Memoirs Of A Geisha karya Arthur Golden ini menginspirasi pembaca, atau paling gak, dapat menghibur pembaca.

Ahir kata, terima kasih dan salam Bacaan sehat!